Lirik lagu
Ya Okelah
Video tidak tersedia untuk diputar di halaman ini. Lirik dan informasi lagu tetap tersedia.
Cari video di YouTube.
Uut Permatasari
Aku perlu butuh waktu pikir-pikir dulu,
Untuk bicara cinta
Aku mau lihat dulu perkembangan kamu,
Sayang sampai dimana...
Jangan cuma bisa janji-janji saja
Aku perlu bukti darimu, ya darimu...
Aku perlu butuh waktu pikir-pikir dulu,
Untuk bicara cinta
Aku mau lihat dulu perkembangan kamu,
Sayang sampai dimana...
Jangan cuma bisa janji-janji saja
Aku perlu bukti darimu, ya darimu...
Sanggup (sanggup), apa benar sanggup (sanggup)?
Apa kamu mau menyayangi aku
Mampu (mampu), apa kamu mampu (mampu)?
Satukan cintamu di dalam hatiku
Kalau memang benar kau akan setia
Baru aku bicara 'ya okelah...'
Aku perlu butuh waktu pikir-pikir dulu,
Untuk bicara cinta
Aku mau lihat dulu perkembangan kamu,
Sayang sampai dimana...
Jangan cuma bisa janji-janji saja
Aku perlu bukti darimu, ya darimu...
Sanggup (sanggup), apa benar sanggup (sanggup)?
Apa kamu mau menyayangi aku
Mampu (mampu), apa kamu mampu (mampu)?
Satukan cintamu di dalam hatiku
Kalau memang benar kau akan setia
Baru aku bicara 'ya okelah...'
Kalau memang benar kau akan setia
Baru aku bicara 'ya okelah', 'ya okelah', 'ya okelah...'
Untuk bicara cinta
Aku mau lihat dulu perkembangan kamu,
Sayang sampai dimana...
Jangan cuma bisa janji-janji saja
Aku perlu bukti darimu, ya darimu...
Aku perlu butuh waktu pikir-pikir dulu,
Untuk bicara cinta
Aku mau lihat dulu perkembangan kamu,
Sayang sampai dimana...
Jangan cuma bisa janji-janji saja
Aku perlu bukti darimu, ya darimu...
Sanggup (sanggup), apa benar sanggup (sanggup)?
Apa kamu mau menyayangi aku
Mampu (mampu), apa kamu mampu (mampu)?
Satukan cintamu di dalam hatiku
Kalau memang benar kau akan setia
Baru aku bicara 'ya okelah...'
Aku perlu butuh waktu pikir-pikir dulu,
Untuk bicara cinta
Aku mau lihat dulu perkembangan kamu,
Sayang sampai dimana...
Jangan cuma bisa janji-janji saja
Aku perlu bukti darimu, ya darimu...
Sanggup (sanggup), apa benar sanggup (sanggup)?
Apa kamu mau menyayangi aku
Mampu (mampu), apa kamu mampu (mampu)?
Satukan cintamu di dalam hatiku
Kalau memang benar kau akan setia
Baru aku bicara 'ya okelah...'
Kalau memang benar kau akan setia
Baru aku bicara 'ya okelah', 'ya okelah', 'ya okelah...'