Lirik lagu
Badai Biru
Video tidak tersedia untuk diputar di halaman ini. Lirik dan informasi lagu tetap tersedia.
Cari video di YouTube.
Rina Amalia
bagai bunga layu di tangkainya
hingga jatuh tiada yang sudi memandangnya
biru langit pun kelabu, putih awan pun berlalu
tak peduli walau pun ada yang sudi
memandang pun sebelah mata
begitulah cintaku padanya
hancur luluh di saat aku tak berdaya
kemana ku bawa hati yang merana, hampanya jiwa
b-mi tuk berpijak bak hampa di atas bara
hancurlah semua cita-cita cinta, pedihnya jiwa
rumah tuk berteduh bagaikan neraka
hancurnya asmara dalam bencana badai biru
bagai bunga layu di tangkainya
hingga jatuh tiada yang sudi memandangnya
biru langit pun kelabu, putih awan pun berlalu
tak peduli walau pun ada yang sudi
memandang pun sebelah mata
begitulah cintaku padanya
hancur luluh di saat aku tak berdaya
kemana ku bawa hati yang merana, hampanya jiwa
b-mi tuk berpijak bak hampa di atas bara
hancurlah semua cita-cita cinta, pedihnya jiwa
rumah tuk berteduh bagaikan neraka
hancurnya asmara dalam bencana badai biru
bagai bunga layu di tangkainya
hingga jatuh tiada yang sudi memandangnya
biru langit pun kelabu, putih awan pun berlalu
tak peduli walau pun ada yang sudi
memandang pun sebelah mata
begitulah cintaku padanya
hancur luluh di saat aku tak berdaya
hingga jatuh tiada yang sudi memandangnya
biru langit pun kelabu, putih awan pun berlalu
tak peduli walau pun ada yang sudi
memandang pun sebelah mata
begitulah cintaku padanya
hancur luluh di saat aku tak berdaya
kemana ku bawa hati yang merana, hampanya jiwa
b-mi tuk berpijak bak hampa di atas bara
hancurlah semua cita-cita cinta, pedihnya jiwa
rumah tuk berteduh bagaikan neraka
hancurnya asmara dalam bencana badai biru
bagai bunga layu di tangkainya
hingga jatuh tiada yang sudi memandangnya
biru langit pun kelabu, putih awan pun berlalu
tak peduli walau pun ada yang sudi
memandang pun sebelah mata
begitulah cintaku padanya
hancur luluh di saat aku tak berdaya
kemana ku bawa hati yang merana, hampanya jiwa
b-mi tuk berpijak bak hampa di atas bara
hancurlah semua cita-cita cinta, pedihnya jiwa
rumah tuk berteduh bagaikan neraka
hancurnya asmara dalam bencana badai biru
bagai bunga layu di tangkainya
hingga jatuh tiada yang sudi memandangnya
biru langit pun kelabu, putih awan pun berlalu
tak peduli walau pun ada yang sudi
memandang pun sebelah mata
begitulah cintaku padanya
hancur luluh di saat aku tak berdaya