Lirik lagu
Aku Bukan Pendusta
Video tidak tersedia untuk diputar di halaman ini. Lirik dan informasi lagu tetap tersedia.
Cari video di YouTube.
Rany Simbolon
Biar... Biarkanlah
Jangan paksa hatimu
Takkan mungkin
Buah semangka berdaun siri
Bukan... Bukankah dulu...
Pernah aku katakan padamu
Hanya diriku yang menyayangmu
Apapun kau adanya...
Tapi ternyata...
Engkau memilih dia...
Tanpa kau hiraukan diriku
Malah kau anggap aku menfitnah dia
Karnah rasa cemburu...
Kini kau datang dengan sejuta sesalmu
Kau bercerita berlinang air mata
Kini semua baru engkau sadari
Aku bukanlah pendusta...
--- instrumen---
Bukan... Bukankah dulu...
Pernah aku katakan padamu
Hanya diriku yang menyayangmu
Apapun kau adanya...
Tapi ternyata...
Engkau memilih dia...
Tanpa kau hiraukan diriku
Malah kau anggap aku menfitnah dia
Karnah rasa cem... buru...
Kini kau datang dengan sejuta sesalmu
Kau bercerita berlinang air mata
Kini semua baru engkau sadari
Aku bukanlah pendusta...
Tapi ternyata...
Engkau memilih dia...
Tanpa kau hiraukan diriku
Malah kau anggap aku menfitnah dia
Karnah rasa cemburu... ooo
Kini kau datang dengan sejuta sesalmu
Kau bercerita berlinang air mata
Kini semua baru engkau sadari
Aku bukanlah pendusta...
Dan kini semua terbukti sudah
Aku bukanlah pendusta...
Jangan paksa hatimu
Takkan mungkin
Buah semangka berdaun siri
Bukan... Bukankah dulu...
Pernah aku katakan padamu
Hanya diriku yang menyayangmu
Apapun kau adanya...
Tapi ternyata...
Engkau memilih dia...
Tanpa kau hiraukan diriku
Malah kau anggap aku menfitnah dia
Karnah rasa cemburu...
Kini kau datang dengan sejuta sesalmu
Kau bercerita berlinang air mata
Kini semua baru engkau sadari
Aku bukanlah pendusta...
--- instrumen---
Bukan... Bukankah dulu...
Pernah aku katakan padamu
Hanya diriku yang menyayangmu
Apapun kau adanya...
Tapi ternyata...
Engkau memilih dia...
Tanpa kau hiraukan diriku
Malah kau anggap aku menfitnah dia
Karnah rasa cem... buru...
Kini kau datang dengan sejuta sesalmu
Kau bercerita berlinang air mata
Kini semua baru engkau sadari
Aku bukanlah pendusta...
Tapi ternyata...
Engkau memilih dia...
Tanpa kau hiraukan diriku
Malah kau anggap aku menfitnah dia
Karnah rasa cemburu... ooo
Kini kau datang dengan sejuta sesalmu
Kau bercerita berlinang air mata
Kini semua baru engkau sadari
Aku bukanlah pendusta...
Dan kini semua terbukti sudah
Aku bukanlah pendusta...